Minggu, 8 November 2026
Berita UMKM TEP UNAIR Dorong UMKM Prafi Produksi Olahan Lokal Bernilai J

TEP UNAIR Dorong UMKM Prafi Produksi Olahan Lokal Bernilai Jual Tinggi

Minggu, 8 November 2026 02:45 WIB | Redaksi UMKMKini

Tim Ekuin dan Pasar (TEP) Universitas Airlangga mendampingi pelaku UMKM di Prafi, Papua Barat, dalam mengembangkan purwarupa produk pangan lokal seperti Bonana dan Torille sekaligus memperbaiki sistem kemasan untuk meningkatkan daya saing pasar.

Tim Ekuin dan Pasar (TEP) Universitas Airlangga menjalankan program pendampingan UMKM di wilayah Prafi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Program ini berfokus pada pengembangan purwarupa produk pangan berbasis sumber daya lokal serta penguatan sistem kemasan agar produk memiliki nilai jual lebih tinggi di pasaran. Sejumlah produk telah berhasil dikembangkan melalui program ini. Bonana merupakan salah satu inovasi berupa produk olahan pisang yang diolah menjadi berbagai bentuk bernilai tambah. Selain itu, tim juga mengembangkan Torille, yaitu produk turunan dari sumber pangan lokal lainnya yang telah melalui proses purwarupa.

Bagaimana Pendampingan TEP UNAIR Dilakukan?

Proses pendampingan dilakukan secara langsung oleh tim yang terdiri dari dosen dan mahasiswa. Tim memberikan pelatihan teknis mengenai pengolahan pangan, standar keamanan pangan, hingga strategi pengemasan yang menarik dan sesuai standar distribusi. Pendampingan ini bertujuan agar pelaku UMKM mampu memproduksi secara mandiri dan konsisten.

Mengapa Kemasan Menjadi Prioritas dalam Program Ini?

Penguatan kemasan menjadi salah satu aspek krusial dalam program pendampingan. Tim TEP UNAIR menilai bahwa kualitas produk semata tidak cukup tanpa didukung kemasan yang layak dan menarik. Kemasan yang baik dapat memperpanjang umur simpan produk sekaligus meningkatkan persepsi konsumen terhadap kualitas barang yang ditawarkan. Upaya ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di wilayah Prafi. Dengan menghasilkan produk olahan yang memiliki standar baik dan kemasan menarik, pelaku UMKM diharapkan mampu menembus pasar yang lebih luasbeyond pasar tradisional. Keterlibatan institusi pendidikan dalam pendampingan menjadi model kolaborasi yang berpotensi direplikasi di wilayah lain.

AspekDetail
Lokasi ProgramPrafi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat
Institusi PendampingTim Ekuin dan Pasar (TEP) Universitas Airlangga
Produk yang DikembangkanBonana, Torille, dan produk olahan lokal lainnya
Fokus PendampinganPurwarupa pangan dan penguatan kemasan
Tujuan AkhirPeningkatan daya saing dan perluasan pasar UMKM lokal

Program pendampingan ini menunjukkan peran aktif dunia akademis dalam pemberdayaan ekonomi kreatif di daerah. Kolaborasi antara universitas dan pelaku usaha lokal menjadi salah satu pendekatan strategis dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi wilayah.

  • Pelatihan pengolahan pangan lokal menjadi produk bernilai tambah
  • Pendampingan desain dan implementasi sistem kemasan yang sesuai standar
  • Pengembangan purwarupa produk seperti Bonana dan Torille
  • Pemberdayaan pelaku UMKM untuk produksi mandiri dan konsisten
  • Strategi perluasan pasar beyond pasar tradisional lokal

Sumber: Universitas Airlangga (unair.ac.id)

Baca Juga