Senin, 2 November 2026
Pasar Modal IHSG Melemah di Pembukaan Perdagangan, Investor Pantau Dinam

IHSG Melemah di Pembukaan Perdagangan, Investor Pantau Dinamika Ekonomi Domestik

Senin, 2 November 2026 11:53 WIB | Redaksi BisnisHari

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan Senin (2/11) pagi, melanjutkan tekanan jual yang berlanjut di tengah ketidakpastian ekonomi domestik. Pelaku pasar memilih wait and see sambil mencermati berbagai sentimen lokal sebelum mengambil keputusan investasi.

IHSG dibuka melemah 0,47 persen ke level 7.521 pada awal sesi perdagangan. Sepanjang sesi sebelumnya, indeks sempat menyentuh level tertinggi 7.575 sebelum berbalik turun di tengah aksi jual investor asing yang tercatat melepas saham senilai净Rp200 miliar di pasar reguler. Tekanan jual tersebut tersebar di berbagai sektor, dengan sektor teknologi dan konsumer menjadi penyumbang terbesar pelemahan indeks. Saham-saham blue chip seperti TLKM dan ASII menjadi beban utama penurunan IHSG pada pagi ini.

Apa yang Mendorong Pelemahan IHSG di Awal Perdagangan?

Analis memprediksi pelemahan IHSG akan berlanjut pada perdagangan hari ini seiring minimnya触媒 positif dari domestik. Ketersediaan catalysts dari dalam negeri tergolong terbatas, sehingga investor cenderung melakukan aksi jual untuk mengurangi eksposur risiko. Kondisi makroekonomi domestik yang belum menunjukkan sinyal perbaikan menjadi faktor utama kekhawatiran pasar. Inflasi yang terjaga serta pertumbuhan ekonomi yang moderat membuat investor menunggu kepastian kebijakan dari otoritas moneter sebelum menambah posisi.

Bagaimana Prospek IHSG ke Depan?

Dari sisi teknikal, IHSG masih berada dalam fase konsolidasi dengan support di level 7.480 dan resistance di 7.580. Indikator teknikal menunjukkan potensi penguatan terbatas jika indeks mampu bertahan di atas level support psikologis tersebut. Pasar obligasi menunjukkan inflow moderat seiring perpindahan sebagian investor dari saham ke instrumen berpendapatan tetap. Imbal hasil obligasi pemerintah tenor 10 tahun naik 3 basis poin menjadi 6,89 persen, mencerminkan preferensi investor terhadap aset berisiko rendah. Secara sektoral, analyst memperkirakan sektor perbankan dan pertambangan masih menjadi sorotan perdagangan hari ini. Kinerja sektor-sektor tersebut akan sangat ditentukan oleh data ekonomi terbaru dan kebijakan pemerintah terkait.

AspekDetail
IHSG Pagi Ini7.521 (-0,47%)
Level Tertinggi Sebelumnya7.575
Net Foreign Flow-净Rp200 miliar
Support7.480
Resistance7.580
Imbal Hasil Obligasi 10 Tahun6,89% (+3 bps)

Investor ritel diimbau untuk tetap mencermati perkembangan domestik dan global sebelum mengambil keputusan. Volatilitas pasar diperkirakan masih tinggi dalam beberapa sesi ke depan seiring ketidakpastian ekonomi global yang berlanjut. Pergerakan IHSG akan sangat bergantung pada data ekonomi domestik yang akan dirilis pekan ini, termasuk angka neraca perdagangan dan indeks keyakinan konsumen. Pasar akan merespons positif apabila data-data tersebut menunjukkan perbaikan ekonomi yang lebih baik dari ekspektasi.

Sumber: RRI.co.id (rri.co.id)

Baca Juga