
Limit Pinjaman KUR BNI 2026 Capai Rp100 Juta dengan Tenor 1-5 Tahun
Bank Negara Indonesia menyediakan fasilitas Kredit Usaha Rakyat dengan limit pinjaman hingga Rp100 juta untuk pelaku UMKM. Program ini menawarkan tenor cicilan fleksibel antara 1 hingga 5 tahun dengan bunga kompetitif.
PT Bank Negara Indonesia resmi memperbarui skema Kredit Usaha Rakyat untuk tahun 2026. Fasilitas ini menyasar pelaku mikro, kecil, dan menengah yang membutuhkan modal tambahan dalam mengembangkan usahanya. Plafon pinjaman yang ditawarkan mencapai Rp100 juta per debitur. Program KUR BNI 2026 dirancang dengan sistem pembayaran yang ringan. Nasabah dapat memilih tenor cicilan antara 1 tahun hingga 5 tahun sesuai kemampuan bayar. Fleksibilitas ini diharapkan membantu pelaku UMKM dalam mengelola arus kas mereka secara lebih optimal. Syarat pengajuan relatif mudah dibandingkan produk kredit konvensional. Nasabah hanya perlu memiliki usaha yang berjalan minimal 6 bulan dan memenuhi ketentuan administrasi dasar. Proses pencairan dana juga dirancang agar tidak berbelit-belit bagi qualifying borrowers.
Bagaimana Sistem Bunga KUR BNI Dihitung?
Bunga KUR BNI 2026 ditetapkan menggunakan sistem flat rate yang transparan. Besar bunga tahunan bervariasi tergantung sub-rincian program yang dipilih debitur. Perhitungan bunga dilakukan langsung dari plafon pinjaman awal sehingga mudah diprediksi.
Apa Saja Dokumen yang Dibutuhkan untuk Pengajuan?
Calon penerima KUR perlu menyiapkan beberapa dokumen pendukung. Pertama, KTP dan Kartu Keluarga asli. Kedua, surat keterangan usaha dari lingkungan setempat. Ketiga, proposal sederhana yang menjelaskan rencana penggunaan dana. Keempat, bukti alamat domisili usaha.
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Plafon Maksimal | Rp100 juta |
| Tenor | 1-5 tahun |
| Sasaran | Pelaku UMKM |
| Persyaratan Dasar | Usaha berjalan minimal 6 bulan |
Penggunaan dana KUR dapat dialokasikan untuk beberapa keperluan usaha. Pertama, penambahan modal kerja seperti pembelian stok barang. Kedua, pembelian peralatan atau mesin produksi baru. Ketiga, renovasi tempat usaha. Keempat, pengembangan kapasitas usaha lainnya. Program ini merupakan bagian dari dukungan pemerintah terhadap sektor UMKM Indonesia. Penyaluran KUR melalui perbankan diharapkan meningkatkan inklusi keuangan di daerah terpencil. Pemerintah terus memantau pelaksanaan program agar tepat sasaran. Bagi pelaku UMKM yang tertarik, informasi lengkap dapat diperoleh langsung di kantor cabang BNI terdekat. Seleksi dan verifikasi dilakukan oleh pihak bank sesuai prosedur yang berlaku.
Sumber: Disway (disway.id)
