Selasa, 3 November 2026
Berita UMKM BEI Bidik UMKM Guna Perluas Daftar Emiten di Bursa Efek

BEI Bidik UMKM Guna Perluas Daftar Emiten di Bursa Efek

Senin, 2 November 2026 22:02 WIB | Redaksi UMKMKini

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai menyasar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai calon emiten baru. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas basis investor dan meningkatkan literasi keuangan masyarakat terhadap pasar modal Indonesia.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kini mengarahkan perhatiannya pada sektor UMKM sebagai sumber emiten baru. Selama ini, pasar modal Indonesia didominasi oleh perusahaan-perusahaan berskala besar yang melantai di bursa. Kondisi tersebut membuat BEI perlu mencari cara untuk memperluas basis pelaku usaha yang mampu mengakses pasar modal.

Bagaimana Strategi BEI Menyalurkan Program Literasi Keuangan?

BEI diketahui gencar melakukan sosialisasi dan edukasi keuangan terhadap pelaku UMKM di berbagai daerah. Program-program tersebut meliputi pelatihan manajemen keuangan, penyusunan laporan keuangan standar, hingga pendampingan teknis menjelang proses pencatatan. Tujuannya agar pelaku UMKM memahami persyaratan dan manfaat melantai di bursa.

Apa Syarat UMKM Bisa Melantai di Bursa?

UMKM yang ingin mencatatkan sahamnya di bursa harus memenuhi beberapa ketentuan yang berlaku. Perusahaan harus memiliki laporan keuangan teraudit, struktur governance yang jelas, serta modal minimum sesuai regulasi. BEI juga menyediakan jalur khusus yang lebih sederhana bagi UMKM agar proses pencatatan tidak seberat persyaratan emiten besar.

AspekDetail
Target BEIPelaku UMKM calon emiten baru
Fokus programLiterasi dan pendampingan keuangan
PersyaratanLaporan keuangan teraudit dan governance jelas
TantanganMembantu UMKM memenuhi standar pencatatan

Langkah BEI membidik UMKM ini diharapkan dapat mendiversifikasi portofolio emiten di bursa. Dengan bertambahnya jumlah emiten dari berbagai skala usaha, investor akan memiliki lebih banyak opsi investasi. Kondisi ini juga berpotensi meningkatkan aktivitas perdagangan dan likuiditas pasar modal nasional.

Apakah Pelaku UMKM Siap Masuk Pasar Modal?

Tantangan utama yang dihadapi pelaku UMKM adalah keterbatasan sumber daya dalam memenuhi persyaratan pencatatan. Banyak UMKM yang belum memiliki sistem pembukuan terstruktur maupun laporan keuangan yang sesuai standar akuntansi. Diperlukan sinergi antara BEI, pemerintah, dan lembaga keuangan pendukung untuk kesiapan UMKM secara bertahap. Ke depan, peran UMKM dalam pasar modal Indonesia diprediksi semakin signifikan. Dengan program pendampingan yang konsisten, عدد pelaku UMKM yang mampu mengakses pembiayaan melalui bursa diperkirakan meningkat. Hal ini sejalan dengan tujuan inklusi keuangan yang digaungkan regulator selama ini.

Sumber: kontan.co.id (investasi.kontan.co.id)

Baca Juga