
Pakar Unair: Anjloknya Pasar Modal Momentum Bersih-Bersih demi Pulihkan Kepercayaan Investor
Pakar Unair: Anjloknya Pasar Modal Momentum Bersih-Bersih demi Pulihkan Kepercayaan Investor Sabtu, 31 Oktober 2026 Kemarin, Jumat (30/10/2026), pasar modal Indonesia mengalami pelemahan yang cukup signifikan. Menanggapi kondisi tersebut, pakar ekonomi dari Universitas Airlangga (Unair) menilai bahwa anjloknya pasar modal justru menjadi momentum untuk melakukan “bersih-bersih” dan memulihkan kepercayaan investor. Menurut pakar Unair tersebut, koreksi tajam yang terjadi bisa dimanfaatkan oleh otoritas dan pelaku pasar untuk membenahi tata kelola, meningkatkan transparansi, serta menindak praktik-praktik manipulasi yang selama ini merusak kepercayaan publik. Langkah pembersihan ini dianggap penting agar pasar modal Indonesia kembali sehat dan diminati investor, baik domestik maupun asing. Lebih lanjut, pakar Unair menekankan bahwa pemulihan kepercayaan investor merupakan kunci utama stabilitas pasar modal. Tanpa kepercayaan, aliran dana investasi akan sulit kembali pulih. Oleh karena itu, perbaikan fundamental dan pengawasan yang lebih ketat perlu segera dilakukan. Dilansir dari d-onenews.com, hingga saat ini otoritas terkait terus memantau perkembangan pasar dan menyiapkan sejumlah langkah stabilisasi untuk meredam gejolak.
Membaca Istilah “Bersih-Bersih” dalam Konteks Pasar Modal
Dalam pernyataan yang dikutip artikel, frasa “bersih-bersih” tidak merujuk pada aksi jual aset oleh investor, melainkan pada pembenahan sisi kelembagaan dan perilaku pasar. Istilah ini mengarah pada upaya memperbaiki tata kelola, memperkuat transparansi, dan menindak praktik manipulasi yang dianggap merusak kepercayaan publik. Karena itu, koreksi tajam dilihat bukan semata sebagai kerugian nilai, tetapi sebagai pembuka ruang evaluasi terhadap praktik yang selama ini mungkin terabaikan saat pasar sedang ramai. Dengan membaca istilah tersebut secara kontekstual, pembaca dapat membedakan antara koreksi yang bersifat teknikal dan koreksi yang memunculkan persoalan struktural. Artikel tidak menyebut data penyebab teknis pelemahan, tetapi menekankan sisi tata kelola dan kepercayaan. Artinya, fokus pemberitaan bukan pada mencari siapa yang salah secara individu, melainkan pada kualitas sistem yang menopang pasar modal.
Hal yang Perlu Dicermati dari Langkah Stabilisasi
Artikel menyebut otoritas terkait terus memantau perkembangan dan menyiapkan sejumlah langkah stabilisasi untuk meredam gejolak. Bagi pembaca, yang penting dicermati adalah apakah langkah yang muncul nanti berorientasi pada peredaman jangka pendek atau juga menyentuh perbaikan fundamental dan pengawasan yang lebih ketat sebagaimana ditekankan pakar Unair. Tanpa kejelasan arah itu, pemulihan kepercayaan investor berisiko berjalan lambat meskipun gejolak harian mereda. Pertanyaan lanjutan yang relevan untuk diikuti adalah sejauh mana rencana pembenahan tata kelola dan transparansi diterjemahkan menjadi kebijakan yang dapat diamati publik. Pemulihan kepercayaan tidak cukup ditandai oleh pernyataan, tetapi oleh tindakan pengawasan dan penindakan yang konsisten. Dalam konteks artikel, koreksi pasar menjadi momentum, tetapi momentum hanya bermakna bila diikuti langkah konkret yang menjaga aliran dana investasi domestik dan asing tetap berminat kembali.
Sumber: d-onenews.com (d-onenews.com)
